Rabu, 01 Oktober 2014

Moon in the Spring


Judul: Moon in the Spring
Penulis:
Penerbit: Haru
Genre: Fiksi
Jumlah Halaman: 405 halaman
Tahun Terbit: 2014
ISBN13:  9786027742390

 Cinta? Aku...terhadap wanita ini? Tidak. Aku tidak ingin lagi merasakan cinta. Tetapi aku juga tidak ingin melepaskan wanita ini.
-Kang Min-Hyuk-
Cinta? Kepada pria ini? Tidak bisa. Untuk yang satu ini...tidak bisa. Tetapi kalau tidak denganku, kepada siapa lagi pria ini akan berpaling?
-Yoon Ji-Wan-

Selamat datang di dunia atas langit tempat dewa, dewi, dan kaisar langit berada. Konon dahulu kala ada sepasang kakak beradik manusia yang lari dari kejaran harimau. Ketika harimau itu siap menerkam, mereka berdoa pada Tuhan agar menyelamtkannya. Maka dengan KuasaNya Tuhan mengirimkan tali bagi kedua kakak beradik itu. Seutas tali yang membawa mereka menuju langit menjadi matahari dan bulan. Dan tinggalah Dal-Hee (si Bulan) dan Hae-Seong (si Matahari), kakak beradik tersebut di langit. Sayangnya, kehidupan langit belum menyimpan kalimat "happily ever after" untuk mereka. Nun jauh di atas langit sana, terjadi kegemparan dengan kedatangan dua anak manusia. Dal-Hee, si adik yang sering kali membuat onar mempercayai bahwa para dewa dan dewi mengucilkan mereka,
Baik itu di langit, di bumi, atau di bawah bumi, pasti ada kelas sosial yang berlaku. Jadi tentu saja, bagi dewa-dewi yang sudah menghabiskan waktu untuk belajar banyak tentang banyak hal, kedatangan dua anak manusia diantara mereka menjadi satu hal yang mengejutkan.
Dal-Hee, si Bulan, merupakan kandidat untuk menjadi dewi. Untuk menjadi seorang dewa-dewi seseorang harus mengalami tujuh reinkarnasi sempurna untuk menghilangkan darah manusia mereka. Sayangnya, ia amat berbeda 180 derajat dengan sang kakak yang cenderung dapat beradaptasi dan hanya cukup melewati satu tahap reinkarnasi. Seringkali Dal-Hee membuat onar. Ada-ada saja alasan Dal-Hee untuk mengacaukan tahap reinkarnasinya. Satu peraturan yang tidak boleh dilanggar oleh dewa-dewi, mereka tidak boleh mengikat perasaan dengan manusia. Dal-Hee juga kurang menyukai manusia yang cenderung tidak peduli terhadap sesamanya. Dan satu hal ini juga yang kemudian dilanggar Dal-Hee dengan menolong Ji-Wan.
Wanita itu, Yoon Ji-Wan, hidup lagi! Dia tidak meninggal. Kang Min Hyuk benar-benar dibuat kaget dengan Ji-Wan yang hidup kembali setelah dinyatakan dokter meninggal,
"Kau tidak meninggal?"
"Memangnya aku terlihat seperti orang meninggal"
Min-Hyuk tak habis pikir apa yang membuat wanita itu kembali hidup. Sungguh kalau wanita itu mati, ia akan benar-benar tak perlu repot lebih lama lagi. Ji-Wan merupakan tunanangan Min-Hyuk. Sayangnya mereka bukan dipersatukan oleh cinta. Tapi hanya karena merger perusahaan milik keduanya. Ji-Wan yang saat ini hidup kembali telah mencoba bunuh diri dengan meminun obat hingga overdosis. Apa yang membuat tunangannya sampai melakukan hal itu masih suatu misteri bagi Min-Hyuk. Min-Hyuk tak ingin melibatkan perasaan antara dirinya dengan wanita itu. Ia malas untuk mencintai setelah masa lalunya tidak membahagiakan. Cukup ia mencintai untuk terus-menerus tersakiti. Oleh karenanya ia dingin, kejam, dan cuek terhadap tunangannya. Namun, ada sesuatu yang berbeda dari Ji-Wan setelah ia kejadian mati suri. Setelah dipikir-pikir wanita itu menarik dan cantik. Apakah Min-Hyuk jatuh cinta terhadap Ji-Wan?
Satu hal yang tidak diketahui Min-Hyuk, Dal-Hee yang ada di tubuh Ji-Wan. Jadi, Ji-Wan yang dia anggap menarik dan cantik sebenarnya adalah Dal-Hee. Sebelum meninggal ada satu permintaan Ji-Wan yang membuat Dal-Hee harus bereinkarnasi tak sesuai prosedur dan lama setelahnya ia mulai terikat dengan Min-Hyuk. Bersama Malaikat Maut 2999 yang mencabut nyawa Ji-Wan, Dal-Hee dalam tubuh Ji-Wan mencoba memenuhi permintaan terakhir Ji-Wan.

Source: here edited by me

Karya ketiga Hyun Go-Wun yang diterjemahkan ke dalam bahasa. Setelah dua novel sebelumnya, 4 Ways to Get Wife dan Always with Me, kali ini penulis membawa tema yang sedikit berbeda yaitu menggabungkan fantasi dengan kisah romance. Dunia yang menjadi sorotan penulis adalah adanya dunia langit tempat kaisar langit dan para dewa-dewi serta dunia bawah, tempat para malaikat maut berada. Sedikit banyak novel ini mengingatkan saya pada salah satu drama korea yaitu Arang and The Magistrate. Keduanya, novel dan drama korea, berkisah tentang adanya dunia langit dan dunia bawah, ada malaikat maut, ada kaisar langit yang baik dan kisah reinkarnasi. Namun, perbedaan jelas tentu terdapat pada si Dal-Hee, tokoh utama, yang seorang dewi harus bereinkarnasi. Sedangkan, di drama Arang and The Magistrate, si tokoh utama menjadi hantu di bumi tak bisa untuk bereinkarnasi sebelum masalahnya di bumi selesai. Segi tema yang mengangkat kisah fantasy-romance ini menjadi dayak tarik tersendiri dari novel.
Tokoh favorit tentu saja, Dal-Hee yang berada dalam tubuh Ji-Wan. Seperti biassanya, Hyun Go-Wun memunculkan tokoh wanita yang kuat, memiliki sikap yang berbanding terbalik dengan tokoh pria, dan memiliki sifat yang unik. Dal-Hee ini karena pada dasarnya merupakan kandidat seorang dewi, tentu ia memiliki belas kasihan yang tak hingga pada manusia. Ia selalu percaya bahwa sifat manusia khususnya Min-Hyuk dapat berubah. Selalu berpikir positif. Namun, dibandingkan tokoh wanita di dua novel sebelumnya, saya akan lebih menyukai Dal-Hee. Sifat percaya diri dan positif Dal-Hee yang paling terasa menonjol di novel ini, sehingga membuat saya menduga-duga apalagi sikap yang akan Dal-Hee ambil untuk mencapai tujuannya. Tokoh pria juga masih sama, seorang CEO perusahaan. Mekipun di novel Always with Me, si tokoh pria meruupakan dokter tradisional tapi tetap saja ia keturunan dari CEO sebuah perusahaan. 
Apa yang menjadi daya pikat novel-novel Hyon Go-Wun atau penulis Korea umumnya adalah mereka tidak segan-segan mengakhiri cerita yang mudah ditebak, tapi untuk mencapai akhir yang mudah ditebak tersebut, penulis akan meramu jalan yang unik dan dengan tema berbeda. Mungkin beberapa poin untuk menjadi perhatian adalah pencetakkan buku yang menurut saya kurang rapih. Beberapa bagian atas halaman buku memiliki ukuran yang berbeda dengan halaman lain. Seperti yang terlihat dari halaman 279-370 dapat terlihat bagian atas halaman semakin mengerucut kecil. Juga ada satu kalimat yang terletak centre tapi kalimat tersebut bukan merupakan judul atau sub-bab melainkan lanjutan kalimat sebelumnya. Seperti terlihat di halaman 313.
...Tentunya bukan itu yang diinginkan Ji-Wan.
Soek-Hwan ingin mewujudkan keinginan Ji-Wan. Walaupun itu sebuah perpisahan.
Cerita Ji-Wan dan min-Hyuk ini unik dengan segala kejutan membuat saya menikmati detail ceritanya. Yah, maklum sebelum membaca novel ini saya membaca novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibalas Tuntas yang cukup berat ^^. 

Keep reading for rest of your life :)

Rating: 3,5/5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar