Jumat, 23 Januari 2015

Single Ville

Judul: Single Ville
Penulis: Choi Yun Kyo
Penerbit: Haru
Cetakan: Pertama
Jumlah Halaman: 308 halaman
Tahun Terbit: 2013 (Desember 2014 oleh Haru)
ISBN: 6027742437
Genre: Fiksi, Contemporary Romance, Romance, Enemies to Lovers Romance
Format: Paperback 

PENGUMUMAN PENERIMAAN PENGHUNI

Apakah Anda sudah lelah akan cinta?
Apakah Anda sudah bosan hidup Anda diganggu orang lain?

Inilah cottage yang sempurna
Rumah dengan sistem pengenal suara otomatis, yang
membuat Anda tidak perlu bersusah payah menggerakkan
badan untuk melakukan berbagai macam hal
Single Ville memiliki pengatur kelembapan ruangan
otomatis, yang akan menghapuskan penderitaan Anda akibat
kesendirian
Lembah ini juga dilengkap dengan hutan yang rimbun
hingga jalan setapak empat warna

Datanglah ke Single Ville

Syarat untuk tinggal di sini hanya satu
Benar-benar single!

Mulailah sekarang juga
kehidupan yang menyenangkan tanpa cinta!





Selamat datang di Single Ville! Tempat tinggal bagi para lajang. Bila kamu berkunjung ke tempat ini, kamu pasti tahu bahwa tempat ini memang eksklusif. Terdiri atas 6 cottage dan area peristirahatan dengan konsep desa yang tenang. Mari kuperkenalkan dengan para penghuni baru di Single Ville.
Jang Mi In, penghuni cottage nomor satu sekaligus pemilik dari Single Ville. Terkenal sebagai anak konglomerat yang cantik meski umurnya sudah mencapai kepala lima. Berniat memulai bisnis sendiri tanpa embel-embel nama keluarga dengan mendirikan Single Ville. Memutuskan lajang dan mengurus keponakan yang disayanginya. Jang mi In juga yang membuat aturan "harus single" di Single Ville.


"Para penghuni Single Ville dilarang keras berpacaran. Jika Anda tertangkap basah melanggar aturan tersebut, saat itu juga Anda harus keluar dari tempat ini."
Choi Yun Seong, si nomor dua, adalah seorang penulis yang ingin menghindari hiruk-pikuk dunia sosial dengan mengikuti penyeleksian tinggal di Single Ville. Menurutnya, lebih baik hidup sendiri daripada terlibat dengan orang lain yang akan menimbulkan masalah. Baginya, hidup sendiri adalah suatu bentuk pengorbanan terhadap komunitas,
Ia yakin suatu saat masyarakat akan memuji mereka, para lajang, yang entah sudah berapa kali melakukan pengorbanan dan memberikan banyak sumbangsih terhadap kehidupan seluruh umat manusia.
Im Seo Yeong, penghuni nomor tiga. Seorang desainer. Bagi Yun Seong pribadi, nama Seo Yeong terlalu anggun untuk dikaitkan dengan penghuni rumah nomor tiga. Tak telihat sebagai seseorang yang memiliki pekerjaan sebagai desainer, begitu kata Yun Seong. Berbeda dengan pendapat penghuni rumah nomor empat, ia kaget jika wanita itu adalah Im Seo Yeong.
"Halo saya Im Seo Yeong. Umur saya 35 tahun. Saya bekerja sebagai desainer interior ruangan. Saya kan pindah ke rumah nomor tiga. Mohon bantuannya."
"Tidak mungkin."
Penghuni rumah nomor empat, Jeong Geon Woo. Mengaku sebagai pegawai militer cadangan dan model fitting baju. Intinya menurut penghuni nomor dua, penghuni nomor empat adalah pengangguran. Well, bila kalian melihat marga yang dimilikinya, kalian pasti tahu dia memiliki kekuatan di belakang dirinya sehingga membuat Geon Woo yang merupakan "pengangguran" bisa lolos seleksi di Single Ville.
Go Seong Min adalah mantan detektif yang kini mengisi rumah nomor lima. Tipe laki-laki paruh baya yang dapat bertindak sebagai bos pemaksa. Memilih hidup lajang setelah mengalami peristiwa kriminalitas yang selamanya membayangi hidup Seong Min.
Dan ini dia penghuni terakhir di Single Ville. Cowok necis yang selalu berpakaian modis. Lelaki tampan yang seperti keluar dari majalah, begitu pendapat penghuni rumah nomor dua. Lee Jeong Hyeok.
Keenam penghuni Single Ville telah memutuskan tinggal di sana dan mau memenuhi syarat "lajang". Dan mereka pun setuju bahwa apa yang mereka cari di Single Ville adalah ketenangan. Namun, bagaimana jadinya bila teror "pembunuh sadis" mulai menghantui Single Ville? Bagaimana jika ternayata cinta bersemi di Single Ville? Siapa sebenarnya sosok Kang Hyeon Ah dan Im Seo Yeong?. Resiko jika dirimu tak ingin dikenal oleh suatu komunitas adalah kecurigaan dari komunitas itu sendiri. Dan kecurigaan memandumu menuju masalah yang lebih besar. Cinta, misalnya^^.


Source: Drama Single Ville edited by me 

K-book romance pertama di tahun 2015. Latar dari kisah ini tentu saja adalah Desa Single Ville yang konon sangat indah, dihiasi oleh hutan pohon birch putih menimbulkan kesan nyaman layaknya negeri fairy tales. Penulis dalam buku ini mengajak pembaca membayangkan tempat indah yang dapat dijadikan sebagai tempat menyendiri. Dengan latar yang seperti dongeng, penulis juga membawa kisah yang unik. Menghadirkan konsep lajang sebagai tema dari setiap jalan cerita. Tentunya hal ini menjadi keunikan tersendiri bagi buku ini. Lajang dan tempat indah untuk menyendiri. Rasa-rasanya tempat seperti ini  mustahil ada, namun jika berhubungan dengan dunia yang memiliki banyak keunikan, mungkin saja hal ini bisa ada di suatu tempat.
Setiap tokoh dihubungkan dengan status lajang mereka. Layaknya novel k-book romance, tokoh utama pria adalah sosok yang cool, memiliki talenta yang disanjung, dan wajah tampan. Lain halnya dengan tokoh utama wanita, bersosok menawan tapi memiliki sifat yang bertentangan dengan si pria yang pada akhirnya menimbulkan gesekan antara keduanya. Ada juga tokoh lain yang menjadi tokoh paradoks.
Kisah akan bergerak maju dan mundur mengikuti sudut bercerita si tokoh. Ada kalanya si tokoh dalam satu bab bercerita masa kini, dan nantinya menjelaskan timbulnya masalah di saat ini dengan menjelaskan masa lalu di bab berikutnya. Pergerakan cerita cepat dan bertumpu pada berbagai masalah yang dimiliki oleh setiap penghuni. Namun, bagi buku setebal 308 halaman, rasanya kurang terasa yang ingin penulis tonjolkan dari setiap tokoh. Hanya sebagian kisah yang dominan. Akibatnya, chemistry antar tokoh kurang. Dan berakhir dengan kisah yang masih menimbulkan rasa penasaran.
Jalinan cerita antar tokoh  terkadang menimbulkan twist yang tak terprediksi. Twist inilah yang seru dan dapat membuat cerita manis. Dan pada akhirnya, pembaca akan menyadari bahwa ternyata dunia ini kecil dan dapat menghubungkan kita dengan orang-orang yang tak kita kenal sama sekali.
Bagi saya sendiri, saya puas membaca cerita ini dan tak sempat menyimpannya lama-lama alias dalam sekali duduk habis. Setiap membuka lembaran halaman baru, selalu penasaran dengan kisah manis apalagi yang akan diceritakan. Choi Yun Kyo, jjang!


Keep reading for rest of your life :)

Rating: 3,5/5



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar