Jumat, 20 Februari 2015

Endless Love

Judul: Endless Love
Penulis:Wu Xiao Yue
Penerbit: Haru
Cetakan: Pertama
Jumlah Halaman: 278 halaman
Tahun Terbit: 2015
ISBN: 9786027742
Genre: Fiksi, Contemporary Romance
Format: Paperback 

 "Pria dan wanita yang sudah terhubung oleh benang merah, betapa pun keduanya saling membenci dan mendendam, pada akhirnya tetap akan menikah, menjadi sepasang suami istri"
- Ibu Song Rui En -

Tiga tahun berlalu semenjak terakhir kalinya Liang Jing Hao menginjakkan kaki di Taiwan. Kali ini demi kemajuan peusahaan Red Line Soft Tech yang saat ini dipimpin Jing Hao, mau tak mau ia harus kembali ke Taiwan. Sebenarnya bukan ia tak mau kembali ke kampung halaman di Taiwan. Tentu bagi hampir seluruh para pengembara, kembali ke kampung halaman adalah hal yang menyenangkan, tak terkecuali bagi Jing Hao, laki-laki yang meningglkan Taiwan menuju Jepang demi meningglkan masa lalu.

...layaknya udara di Taiwan. Walaupun terasa begitu kotor, berdebu, dan tidak keruan, tapi tetap merupakan udara yang paling disukainya. Itu karena aroma khas kampung halaman terasa menembus hingga ke tulang. Tidak akan terlupakan selamanya.
Taiwan juga membawa kerinduan pada sosok Song Rui En, si gadis bemulut pedas yang terikat dengannya secara tak sengaja. Jing Hao secara tak sengaja adalah penyebab benang merah dari rok Rui En tersangkut ke gantungan baju saat Jing Hao yang berjualan baju secara ilegal dikejar polisi. Alhasil rok milik Rui En semakin tipis dan menyebabkan dirinya harus mengikuti Jing hao agar rok miliknya tak semakin terbuka. Dari sana, Jing Hao dan Rui En mulai terlihat sering besama. Meskipun Rui En bermulut pedas dan sering membuat Jing Hao sakit hati, tapi ada sesuatu yang membuat Jing Hao selalu merasa tertarik pada Rui En.
Liang Jing Hao, pemuda itu selalu membuat Rui En ingin berkata tajam. Sebenarnya ia bukanlah gadis yang sering membuat keributan. Ia adalah gadis manis kesayangan ayah. Sayangnya bila di dekat Jing Hao, ia selalu merasa ingin mengeluarkan kata-kata tajam. Entah tentang sikap lelaki itu ataupun keadaan lelaki itu. Awalnya Rui En menyangka Jing Hao adalah playboy saat melihat wajah tampan miliknya. Apalagi bila mengingat pertemuan mereka yang cukup unik. Dan ada perasaan aneh setiap kali ia betemu Jing Hao, ia selalu merasa jantungnya berdebar keras. Apa mungkin ia jatuh cinta pada Jing Hao? Tapi bukankah ia hanya menyukai Min Shuo?
Dan sekarang setelah tiga tahun, akhirnya Jing Hao kembali. Tapi bukan Jing Hao ini yang Rui En kenal. Bukan.
Berdua Jing Hao dan Rui En mulai merajut benang merah takdir mereka. Sayangnya selalu ada perbedaan dan masa lalu yang menghadang.

 Source: here edited by me

Ide cerita dari Endless Love adalah tentang takdir yang menyatukan sepasang kekasih. Kisahnya mengenai kepercayaan pengikatan jodoh melalui benang merah. Konon, di setiap jari manusia ada benang merah tak kasat mata yang menghubungkan dirinya dengan jodoh si manusia. Entah benang itu akan merenggang atau kusut pada akhirnya benang merah ini akan tersambung pada jodoh sebenarnya. Sama halnya dengan benang merah takdir ini, secara tak sengaja Jing Hao dan Rui En juga betemu gara-gara benang merah dari rok milik Rui En tesangkut di gantungan dagangan milik Jing Hao. Dari segi tema dan idenya unik. Kisah dari Jing Hao dan Rui En juga tentang kisah cinta si kaya dan si miskin yang ditentang oleh keluarga.
Tokoh Jing Hao adalah si miskin dan Rui En adalah cewek kaya yang manja dan bemulut pedas pada awalnya. Karakter Jing Hao yang pekeja keras dan perasa seringnya berbentuan dengan sifat Rui En yang bermulut pedas. Seringkali Rui En bukan ingin menghina keadaan Jing Hao tapi yang terjadi karena ketajaman mulut dirinya yang terjadi adalah sebaliknya. Sehingga hal ini yang menimbulkan kesalahpahaman diantara mereka. Berbicara mengenai tokoh, kira-kira hanya ada 5 tokoh yang muncul hingga akhir cerita. Sisanya tak diceritakan kembali. Seperti tokoh Bi Yun dan Tong Tong, tak muncul kembali setelah di awal cerita mereka muncul. Mungkin agar cerita lebih berfokus pada tokoh Jing Hao dan Rui En, sehingga yang lainnya tak muncul kembali. Tapi hal ini menimbulkan keingintahuan mengenai nasib mereka selanjutnya di novel ini.
Pembaca akan diajak menyelami kisah Jing Hao dan Rui En dengan alur maju-mundur. Di beberapa bab akan dijelaskan mengenai masa lalu mereka lalu di bab lain akan berkisah mengenai mereka sekarang. Membaca Endless Love layaknya menonton drama. Dan kisah mereka memang bisa tertebak bagaimana akhirnya tapi tetap tidak mengurangi keharuan dari kisah cinta Jing Hao dan Rui En.
Terjemahan dari Endless Love ini baik dan mengalir (meskipun saya tidak membaca versi aseli juga). Saat membacanya, pembaca takkan tersendat karena terjemahan aneh. Gampang diikuti dan mudah dibaca sekali duduk. Ukuran huruf yang digunakan juga cukup besar, jadi bagi saya sendii yang minus 3 hal ini tidak membuat mata lelah dan harus benar-benar dekat dengan bukunya untuk membaca. Dan yang tak kalah kece adalah sampul bagian depan yang menarik. Gambar sepasang cewek dan cowok yang sepetinya Rui En dengan Jing Hao, terhubung melalui benang merah dari rok milik si cewek. Salah satu nilai lebih untuk novel ini.

Keep reading for rest of your life :)

Rating: 3/5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar