Jumat, 10 Juli 2015

Kismet

Judul: Kismet
Penulis: Nina Addison
Penerbit: Gramedia
Cetakan: -
Jumlah Halaman: 296 halaman
Tahun Terbit: 2015
ISBN: 9786020314877 
Genre: Fiksi, Contemporary Romance
Format: Ebook (on SCOOP)
Kismet. You know, destiny? fate? 
-Cialisa-
Apakah aku dan Cia adalah "kismet", seperti yang cewek ini bilang? Nggg...I'm not sure. Namun ada sesuatu di diri Cia yang seperti menarikku untuk mengenalnya lebih jauh.
-Alisya-

Kismet bercerita tentang tokoh-tokoh di dalamnya yang dpertemukan dalam ketidaksengajaan. Kismet. Yah..yah.. Everything happened has the reasons, tapi ini adalah kisah bagaimana semua tokohnya saling berhubungan dan akan membuat pembaca berpikir banyaknya kebetulan. Alisya dan Calisa bertemu saat Alisya diganggu oleh seorang cowok. Alisya risih dengan tingkah cowok yang sok kenal ini, hal ini sempat membuat keributan di cafe tempat Calisa bekerja. Dan tepat saat cowok ini akan memukul Alisya karena merasa diacuhkan, datanglah Calisa menyelamatkannya dengan memukul si cowok. Siapa sangka di kemudian hari, Alisya yang justru akan menerima pukulan Calisa ini.
Alisya berterimakasih pada Calisa atas pertolongannya. Saat berkenalan, Calisa pikir dirinya dan Alisya adalah kismet.

...I am Cia. Short from Calisa...
...I'm Al, from Alisya.
Hey our name click each other. AliCialisa! See This is kismet!
Nama hanya satu dari beberapa kismet yang terjadi pada keduanya. Kebetulan juga Cia mencari roommate dan Ali butuh apartemen. Atau mereka yang sama-sama berdarah indonesia. Ali dan Cia seolah ditakdirkan untuk bertemu dan menjadi sahabat yang klop. Meski di awal-awal sempat juga mereka ribut karena kesalahpahaman.
Bagi Ali, Cia adalah teman yang menyenangkan. Dan rumah bagi Alisya.
Without a doubt, for me she is my home
Ulang tahun mereka yang hampir sama juga membuat mereka mengikat janji untuk merayakan ulang tahun dengan memberi kebaikan pada orang lain. Tepat saat ulang tahunnya di suatu hari, Ali yang ingin menunaikan janji tersebut berkenalan dengan Mr.Gajah yang sedang dirundung masalah kenakalan sang adik. Ali tak pernah tahu nama aseli Mr.Gajah. Dan Mr.Gajah sendiri tidak pernah bertanya namanya. Hanya memanggil Ali dengan sebutan Bartender Girl
I think i would like to keep my name to my self in the time being. Lagian saya suka nickname Gajah
Lama setelahnya mereka tak pernah bertemu lagi dengan janji terakhir Mr.Gajah yang ingin menjodohkan adiknya dengan Ali. Belum lagi masalah Cia dan pacarnya, membuat hidup Ali cukup sibuk. Lalu seolah alam mendukung kebetulan untuk hidup Ali, ia dipertemukan dengan Raka, laki-laki yang rasanya pernah ia jumpai. Dan Ali nggak bisa bohong, bahwa dirinya tertarik dengan Raka. Tapi gimana jadinya kalau ternyata rasa suka Ali akan memepertaruhkan persahabatannya dengan Cia?

Selamat pagi! Akhirnya bisa kembali menulis review setelah agak lama menghilang. Kali ini adalah karya Nina Addison yang aku baca. Judul buku ini unik, kalau biasanya kita menggunakan kata destiny atau fate untuk takdir, di sini memakai kata Kismet.
The word Kismet is of foreign origin and is used in Turkish, Urdu, Hindi and Arabic. In Hindi it would be pronounced more like kismat, and it means "fate" or "destiny". The meaning is exactly the same in English. So instead of saying, "it is fate", you could say "it is kismet"  (urban dictinary).
Temanya umum tentang persahabatan dua cewek yang terjadi secara kebetulan, yah boleh dibilang karena takdir mereka juga yang memang harus bertemu. Berbarengan hidup bersama kemudian menjadi dekat layaknya saudara. Dan di akhir muncul masalah yang merenggangkan keduanya. Selain itu ada juga masalah keluarga si tokoh utama. Seperti Alisya yang berlari dari ayah ibunya. Karena merasa belum mampu memaafkan mereka berdua. Di sisi lain, Alisya memiliki hubungan yang erat dan dekat dengan adiknya, Ethan. Karena ini novel metropop, selain masalah keluarga dan persahabatan tadi, ada juga masalah hubungan cinta dari tokoh utama. Antara tokoh Raka-Alisya-Cia-Fernando.
Aku suka percakapan-percakapan ringan di novel ini. Tapi terkadang penulis juga menyelipkan kata-kata yang ngena.
Hanya karena lo maju ke medan perang dengan modal kejujuran, lo belum tentu bisa menang.
Kejujuran bukan perisai yang akan melindungi lo dari luka lagi, Al
Pembaca diajak mendalami karakter Alisya sebagai aku di novel ini. Sudut pandang orang pertama juga tidak hanya milik Alisya, tapi ada satu bagian milik Ethan dan Raka. Menurutku chemistry antar tokoh Cia dan Al di awal-awal agak awkwarkd. Saat tokoh Cia tiba-tiba mengajak Al berbagi flat layaknya kawan lama dan beberapa waktu kemudain mendiamkan Al karena prasangka seperti Al tak mengenal sama sekali Cia.  Dan rasanya tokoh Cia ini mudah sekali terbawa emosi dibandingkan Alisya. Alur cukup cepat dengan gap waktu yang lama antara satu kejadian penting dan lainnya. Sejujurnya aku terganggu dengan jeda waktu di cerita ini. Seperti kejadian Alisya yang bertemu Mr.Gajah itu ternyata beberapa tahun sebelum ia bertemu Raka. Dan epilog satu tahun kemudian. Kejadian satu dengan kejadian lain berpindah cepat sesuai waktu kejadian. Itu yang membuatku serasa berlari mengejar-ngejar Alisya di kisah ini.
After all, tokoh favoritku di sini adalah Mr.Gajah yang misterius sampai akhir. Why you always mysterious character, Siro? Because they have something to dig deeper in reality rather than in book. Just simple.      

Keep reading for your rest of your life :)
Rating 3/5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar