Sabtu, 25 Februari 2012

Rumah Fosil

Rumah peninggalan Belanda. Bersama kakak dan shohibnya,Farah menggali misteri dibalik kecantikan rumah itu.
Novel ini bercerita tentang persahabatan,arti kehidupan,dan perjuangan. Meski novel ini terbit tahun 2005,namun bagi saya novel ini sangat menarik.
Ada sisi tentang persahabatan antara orang Indonesia selaku pribumi dan orang Belanda yang terjadi di zaman penjajahan. Kisahnya unik,disertai  kisah perjuangan mencari arti kehidupan sesungguhnya. Selain tiu,tokoh utama yakni Farah diceritakan memiliki watak yang humoris. Sehingga novel ini tidak bosan untuk dibaca. Ada juga kisah cinta antara Rivaldo dan Farah yang kocak. Meski novel ini islami,namun tidak tampak menggurui tentang islam. Hebatnya penulis mampu mencampurkan alur. Saat kita membaca seolah-olah kita berada di zaman Farah,dan di Zaman Si Nona Matahari,zaman penjajahan. Tidak ada salahnya saat Anda jenuh,coba membaca buku ini. Sangat menghibur dan menghangatkan hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar