Selasa, 17 Februari 2015

Prince Caspian (The Chronicles of Narnia)

Judul: Prince Caspian (Pangeran Caspian)
Penulis: C.S.Lewis
Penerbit: Gramedia
Cetakan: Kelima, April 2008
Jumlah Halaman: 280 halaman
Tahun Terbit: 1950 (September2005 oleh Gramedia)
ISBN: 9792216413
Genre: Fiksi, Fantasy, Adventure,Children Literature, Classic
Format: Paperback 

Karena kaulah Raja Narnia yang sejati: Caspian Kesepuluh, putra kandung dan ahli waris Caspian Kesembilan.
-Doctor Cornelius-

Setahun telah berlalu dari perjalanan pertama mereka di negeri dongeng Narnia. Saat ini Peter, Susan, Edmund, dan Lucy tengah berada di stasiun Inggris. Menanti kereta yang akan mengantarkan mereka ke sekolah. Tapi, secara tiba-tiba mereka terseret ke dalam hutan bukan di stasiun lagi. Anehnya pemandangan ini jelas bukan di Inggris. Kalaupun mereka terlempar ke Narnia, tapi tak seperti ini tampak Narnia dulu. Hutan lebat dan ada selat yang memisahkan dua daratan. Keempat anak terebut sampai di reruntuhan kastil megah.

"Ini reruntuhan menara. Dan itu pasti dulunya tangga ke puncak dinding. Dan lihat tangga-tangga itu-anak tangga yang lebar dan pendek-yang menagarah ke ambang. Pasti itu pintu aula utama."
Hingga akhirnya mereka tersadar bahwa reruntuhan itu adalah Cair Paravel, tempat mereka dulu pernah bertakhta. Tentu tak ada yang menyangka bahwa Narnia yang mereka tinggalkan telah berubah. Dan mereka sadar bahwa ada jurang waktu yang sangat jauh antara dunia nyata dan Narnia. Seandainya mereka berada di Narnia selama seribu tahun maka di dunia nyata seolah-olah hal itu hanya terjadi beberapa detik. Tahulah mereka ada yang berubah dari Narnia.
Perjalanan membawa mereka berempat bertemu Pangeran Caspian dan kisah penaklukan Narnia. Narnia yang sekarang dikuasai suku Telmarine. Tak ada hewan yang bicara, tak ada faun, tak ada roh pohon. Intinya tak ada keajaiban lagi di Narnia. Dan Aslan tak terdengar kabarnya. Bersama Caspian, keempat raja-ratu Narnia lama mulai kembali membangun Narnia alam yang penuh keajaiban.

Prince Caspian Movie Poster

Membaca The Chronicles of Narnia selalu membawa keseruan tersendiri. Di buku Prince Caspian petualangan Peter, Susan, Edmund, dan Lucy berlanjut setelah sebelumnya mereka menemukan Narnia di buku The Lion, The Witch, and The Wardrobe. Sayangnya, di buku ini lebih banyak porsi cerita dibandingkan petualangan yang mereka alami. Ada 4 bab yang bercerita mengenai Pangeran Caspian yang diceritakan Trumpkin, si dwarf. Aksi petualangan mereka kurang terasa. Meskipun Pangeran Caspian memiliki kisah yang panjang, tapi rasanya chemistry Caspian dengan keempat raja-ratu Narnia kurang terasa. Kesannya hanya berperan kecil.
Di samping hal-hal di atas. Gaya berkisah C.S. Lewis seperti biasanya tetap detail dan penuh keajaiban. Sudut pandang masih diambil dari sisi penulis alias orang ketiga yang tahu segalanya. Bahasa yang mengalir dan tidak terlalu ribet, membuat buku ini nyaman dibaca. 

Keep reading for rest of your life :)

Rating: 3/5


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar