Senin, 04 Juni 2018

[Upcoming Novel] Song for Alice by Windry Ramadhina

Judul: Song for Alice
Penulis: Windry Ramadhina
Penerbit: -
Jumlah Halaman: -
Tahun Terbit: 2018
ISBN: -
Genre: -
Format: -

Blurb:
Bagi Arsen, pulang berarti kembali kepada Alice, gadis yang mencuri hatinya dua belas tahun lalu. Sore itu adalah pertemuan pertama mereka setelah sekian lama tidak bertemu. Arsen menarik Alice ke dalam pelukannya, berusaha mengingatkan gadis itu pada sejarah mereka dahulu. Namun, yang membersit di benak Alice hanya sakit hati... ditinggal Arsen saat dia benar-benar jatuh cinta.
Memang, Alice selalu merindukan Arsen. Ketertarikan di antara mereka masih memercik api seperti dahulu. Namun, masa lalu adalah pelajaran yang teramat berharga bagi gadis itu. Arsen adalah orang yang membuat Alice merasa paling bahagia di muka bumi, juga yang bertanggung jawab membuatnya menangis tersedu-sedu.
Sekuat tenaga Alice mencoba menerima kembali kehadiran Arsen dalam hidupnya. Membiasakan diri dengan senyumnya, tawanya, gerak-geriknya; bahkan harus meredam gejolak perasaan atas kecupan hangat Arsen di suatu malam. Terlepas dari kenyataan Arsen membuat Alice jatuh cinta sekali lagi, ada pertanyaan besar yang hingga kini belum terjawab: pantaskah pemuda itu diberi kesempatan kedua?

Sabtu, 02 Juni 2018

Kemalasan Melawan Rasa Kangen Perihal Ngeblog dan Review Buku


Hi! Long time no see

Saya berharap masih ada yang mampir di blog ini setelah sekian lama hiatus ditinggal si owner yang entah kenapa kehilangan kelincahan menulis. Kalau dicatat pasti banyak alasan, hahaha. 

Anyway, beberapa hari lalu ada seorang kawan lama yang sudah jarang bertemu tetiba nanya, 
"Eh Siro, udah lama nggak ketemu. Masih suka nulis di blog? Masih suka review buku-buku? 
Eng-Ing-Eng aku hanya bisa mesem kecut ditanya gitu. Ingin kujawab iya masih, tapi apa day aitu bohong. Ini pertemuan pertama kami setelah tiga tahun nggak ketemu. Ya, terakhir kali ketemu pas kita masih kuliah. Tidak mengurangi rasa kesombongan, eh maksudnya tidak bermaksud menyombongkan diri hanya saja tiap kali nih doi ngajak main keluar selalu aku pakai alasan lagi nulis blog lah, lagi baca buku seru lah. Makanya, temanku selalu ingat bahwa neng Siro ini hobi nulis di blog dan baca buku. 
Pertama kali kena sindrom penurunan kualitas (kuantitas?) ngeblog dan review buku itu mulai kurasakan semenjak aku mulai bekerja, bisa dilihat sih dari postingan terakhir di blog tentang review buku itu dua tahun lalu kali ya. Udah lama banget. Ibaratnya buku mah nih blog udah penuh debu. Halaah.

Senin, 29 Januari 2018

Tahun Baru, Buku Baru, dan Semangat Baru




Dear 2018,

Semoga kamu dan aku bersahabat dalam kegiatan membaca

Semoga kamu dan aku bersahabat dalam membabat habis timbunan buku yang tersimpan dari semenjak pendahulumu

Semoga kamu dan aku dapat memulai kembali tradisi menulis 

Semoga kamu dan aku rajin menyapa 

Semoga ada kamu dan aku  



Warm Hug and Kiss,

Siro

Sabtu, 19 Agustus 2017

[Book Recommendation] Illustration Book Part I


Halo! Apa kabar? Sudah hampir satu tahun blog ini tidak diisi dengan konten perbukuan padahal Review Siro memang dikhususkan untuk buku. Memulai kembali membuat isi konten untuk blog rasanya canggung, tapi kangen rasanya saat-saat memenuhi blog dengan segala cuap-cuap. Jadi, dengan niat memulai kembali, postingan pertama ini mengenai rekomendasi buku-buku ilustrasi yang menurutku oke.
Akhir-akhir ini rasanya membaca buku setebal bantal semakin susah, tentu alasannya banyak ini itu. Tapi satu hal yang kadang aku rasa kalau lagi baca buku tebal adalah kepraktisannya. Kalau buku tebal ya tentu tebal, berat dibawa kemana-mana. Alhasil sih malas baca. Tapi ya tetep kadang kalau lagi bengong nunggu bis atau antrian dokter, rasanya membaca bisa jadi satu kegiatan yang asyik. Solusinya, sekarang aku sering membawa buku-buku ringan. Dalam artian ringan dibawa dan ringan dibaca. Pilihannya jatuh pada buku-buku berilustrai, baik itu puisi, self-help, atau pun fiksi. Awalnya sih ya karena alasan ringan, tapi setelah beberapa kali membaca tipe buku seperti ini, aku mulai menyukai tipe buku ilustrasi bukan hanya karena ringannya, dari segi isi oke untuk dibaca dan nggak monoton ilustrasinya.

Senin, 30 Januari 2017

Tahun Baru 2017

Aku tahu ini sudah terlambat untuk menyapa pembaca di tahun baru 2017, tapi well aku mengucapkan:
Selamat Tahun Baru 2017 Buat Semuanya^^
Cukup lama blog ini tidak memunculkan posting mengenai buku. Terhitung dari awal tahun 2016 hanya 1-3 review yang ditulis -_-. Well, aku tidak menghilang, hanya beberapa saat masih butuh waktu menyesuaikan jam pekerjaan yang gila-gilaan dan rutinitas membaca buku. Jika melihat ke belakang, hanya beberapa buku yang berhasil aku baca, itu pun tanpa review. Kecewa sih, tapi ini bukan perihal mengejar target. Jadi, aku tetap membawa enjoy hobi membaca walaupun tidak tertuang dalam review.
Dan 2017,
Woosh, datang begitu cepat. Aku berharap tahun ini dapat kembali menulis blog sebagai data histori membaca (karena, short memory-ku mulai meradang. Kadang lupa cerita dan alur cerita. hadeuh. )
Ok, Semangat Tahun Baru 2017!

Senin, 26 September 2016

Wonderful Life

Amalia Prabowo
Judul: Wonderful Life
Penulis: Amalia Prabowo
Penerbit: POP (KPG)
Jumlah Halaman: 177 halaman
Tahun Terbit: 2015
ISBN: 9789799108548
Genre: Parenting, Story-Pic, Non Fiksi
Format: Ebook on iJak

Perlahan aku harus menerima bahwa Aqil, dengan segala keadaannya, adalah bagian dari rencanaNya. Maka aku harus menjadi bagian dari rencana itu agar kami bertiga: Aku-Aqil-Satria menyatu menjadi "Kita" atau "Us"

-Amalia Prabowo-

Kata ibu dan perjuangan selalu beriringan dalam keseharian anak. Ibu selalu menjadi sosok yang menjadi tumpuan seorang anak dalam masa kecilnya. Anak akan belajar dan memuja ibunya untuk segala hal, pun dari seorang anak ibu akan belajar untuk membuka dunia yang berisi bukan hanya untuknya, tapi juga untuk anaknya. Wonderful Life berkisah mengenai perjuangan metamorfosis seorang Amalia Prabowo memasuki dunia Aqil dan Satria. Berlatarbelakang keluarga ningrat yang disiplin dan menjunjung tinggi nilai pendidikan, Amalia tumbuh menjadi seorang wanita yang mempercayai bahwa tak ada yang tak dapat dicapai melalui kerja keras dan perencanaan

Senin, 19 September 2016

London: Angel


Judul: London: Angel
Penulis: Windry Ramadhina
Penerbit: Gagas Media
Jumlah Halaman: 330 halaman
Tahun Terbit: 2013
ISBN: 9797806537
Genre: Fiksi, Contemporary Romance
Format: Paperback

Barangkali, Goldilocks adalah malaikat
-Gilang-

"...Memangnya, kau bisa jatuh cinta kepada seseorang yang sudah kau kenal selama delapan tahun? Kau tahu semua tentang dirinya; masa lalunya, rahasia-rahasianya, kebiasaaan-kebiasaan aneh yang dia lakukan; semua. Kau tidak bisa jatuh cinta kepadanya, percayalah. Kau cuma bisa melihatnya sebagai sahabat -- tidak lebih."
Gilang enggan mengakui bahwa dirinya jatuh cinta pada sahabat sekaligus tetangganya, Ning. Sekalipun temannya seringkali mengatakan bahwa seharusnya Gilang mengajak Ning untuk berpacaran karena mereka sudah terlalu dekat untuk ukuran pertemanan, tapi bagi Gilang; ia dan Ning hanya sahabat. Tak lebih. 
"Aku dan Ning seperti Billy Crystal dan Meg Ryan dalam film romantis lama When Harry Met Sally. Kami sangat dekat dan mengenal satu sama lain."