Selasa, 18 Maret 2014

KOREA: Buku dan Drama



KOREA. KOREA SELATAN.  Ketika kamu dengar kata ini apa yang terlintas di benakmu?. Kpop, Kdrama, Seoul, Rain, Super Junior, Samsung. Yupz, sejak menyebarnya Korean Wave, banyak orang-orang mulai menaruh perhatian yang besar pada perkembangan negara ini. Mulai dari dunia hiburan sampai teknologi menjadi perhatian dunia. Tak terkecuali dunia perbukuan, saat ini cukup banyak buku terjemahan karya penulis Korea bertebaran di Indonesia. Hal ini menunjukkan Korean Wave cukup berpengaruh juga di dunia perbukuan. Sebelumnya, saya lebih tertarik terhadap Kdrama dan Kpop dibanding buku-buku romance karya penulis Korea (yang saya akan tulis hanya karya dari penulis Korea, untuk buku-buku dengan setting di Korea/ fanfict Korea/ buku biografi artis Korea di kesempatan lain, deh bakal saya ceritakan juga^^) . Oh I love kdrama so much ^^^^^^^. Dan saya tidak menaruh ekspektasi bahwa saya bakal suka buku-buku Korea tersebut. 

 Source: here
Confessions
Buku karya penulis korea pertama yang saya beli adalah Please Look After Mom karya Kyung Sook Shin, buku ini cukup membuat sedih pembaca dengan kisah hilangnya seorang ibu yang disayangi anak-anaknya. Ada yang bilang, “Kamu tahu sesuatu itu berharga, setelah kamu kehilangannya” mungkin hal ini yang diangkat di novel ini. Ketika ibu tersebut hilang, anak-anaknya mulai menyadari bahwa sosok ibu yang selama ini mereka anggap rewel justru sangat mencintai mereka. Setelah buku ini, saya mulai mengkoleksi Kbook romance (can I just call that? ^^, kay? Kbook yang saya maksud buku-buku terjemahan dari para penulis Korea.) cukup banyak. Cukup banyak bila melihat awal ketidaktertarikan pada Kbook romance ini. Akhirnya jenis buku ini jadi buku langganan saya setiap tahun untuk dibaca. Sebenarnya apa yang menarik dari Kbook romance ini? Well, pertama bila melihat jalan cerita yang disuguhkan memang cukup berbeda. Unik dan menarik. Begitu saya mendeskripsikan jalan cerita Kbook romance. Sebut saja novel So I Married The Anti Fan, kisah tentang artis yang jatuh cinta pada antifan-nya. Artis dan Antifan dua hal yang bertentangan, bukan? Atau novel The Moon That Embraces The Sun yang mengangkat kisah raja fiktif Joseon dibumbui supranatural khas Korea. Lainnya, seperti novel Sungkyunkwan Scandal. Bercerita tentang seorang gadis yang menyamar menjadi laki-laki di jaman Joseon. Pada jaman itu tabu untuk seorang gadis bersekolah, tapi si tokoh utama di Sungkyunkwan Scandal bersekolah di tempat yang seluruh siswanya laki-laki. Terkadang memang suka agak mustahil kejadiannya, tapi di situlah menariknya. Ceritanya tidak terduga atau terduga tapi cukup menarik untuk diikuti detailnya.
Kedua yang membuat saya selalu tertarik untuk membeli Kbook romance adalah karakter dari tokoh-tokohnya, Kbook romance hampir selalu menghadirkan karakter wanita utama yang unik, kuat, dan berkebalikan 180 derajat dengan karakter pria utama. Seringnya tokoh wanita utama adalah wanita yang pemberani tapi ceroboh juga, melawan arus kebiasaan. Hal ini yang memunculkan konflik awal dengan tokoh pria utama. Pria utama hampir selalu digambarkan tampan, kaya, dengan seabreg sifat yang membuat setiap wanita luluh (cekileh bahasanya ^^). Dan unik bin anehnya, selalu saja si pria utama akan jatuh hati sama wanita utama yang kelakuannya unik ini. Karakter tokoh juga seringkali digambarkan memiliki semangat juang yang tinggi terhadap cita-citanya dan berpegang teguh pada keyakinannya, meski seringkali jusru dianggap keras kepala.
Ketiga, karena ada drama atau filmnya. Biasanya saya membeli Kbook romance karena sudah menonton drama dan filmnya. Kesan membekas dari drama, sering membuat saya ingin mengoleksi berbagai hal yang berhubungan dengannya. Termasuk bukunya jika ada. Ada rasa penasaran dengan jalan cerita, sehingga saya membandingkan antara buku dengan drama/film. Ada perbedaan atau tidak antara drama/ film dengan buku? 
Beberapa buku Korea (umum-bukan hanya genre romance) yang juga ada drama/filmya 

 Books. 
Source: Goodreads edited by me
1. Wandeuk karya Kim Rye-ryeong. Film dengan judul Punch 
2. The Moon That Embraces The Sun karya Jung Eun-gwol. Drama dengan judul yang sama
3. Style karya Baek Young-ok. Drama dengan judul yang sama 
4. Sungkyunkwan Scandal karya Jung Eun-gwol. Drama dengan judul yang sama
5. Coffee Prince karya Sunmi Lee. Drama dengan judulThe 1st Shop of Coffee Prince
6. Do Re Mi Fa So La Ti Do karya Guiyeoni. Film dengan judul yang sama
7. Cool Guys Ramen Shop karya Lee Min Young. Drama dengan judul Flower Boy Ramyun Shop (Awalnya dari buku kemudian diangkat menjadi drama, lalu dibukukan kembali)
8. Shut Up& Lets Go karya Kim Hyun Jeong. Drama dengan judul Shut Up Flower Boy band!
9. Leafie karya Hwang Sun-mi. Film animasi dengan judul Leafie, A Hen into the Wild
10. My Name is Kim Sam Soon karya Ji Su Hyun. Drama dengan judul My Lovely Sam Soon
11. My Girlfriend is a Gumiho karya Kim Seong-Yeon. Drama dengan judul My Girlfriend is a Nine-Tailed Fox
12. 18 vs 29 karya Ji Soo Hyun. Drama dengan judul yang sama
13. Wonderful Radio karya Lee Jae-ik. Film dengan judul yang sama
14. April Snow karya Kim Hyeong Gyeong. Film dengan judul yang sama
15. My Princess karya Hyun-kyung Sohn, Drama dengan judul yang sama
16. 49 Days karya Hyeon-gyeon So, Drama dengan judul yang sama
17. Secret Garden, Drama dengan judul yang sama (49 days dan Secret Garden kalau tidak salah drama dulu muncul, baru kemudian dibuat buku)

Movies or Dramas.  
Source: Dramawiki and Wikipedia edited by me

Namun, saya juga sering kena “jebakan” terjemahan. Mungkin ini yang terkadang jadi kelemahan dari buku-buku terjemahan yaitu versi terjemahan dalam bahasa yang kurang enak dibaca dan membuat ekspektasi terhadap buku tersebut turun drastis. Suatu hari pernah saya membeli Kbook karena berdasarkan dramanya yang keren dan seru, tapi pas baca terjemahan bahasa Indonesia, saya menyerah untuk melanjutkan. So terrible translate,uh...Menanggapi kejadian seperti ini, pastinya  saya tidak akan meneruskan membaca novel ini atau paling parah dilempar bukunya *cuman sekali sih kejadian gini*. Ini juga alasan saya memberi apresiasi besar pada para penerjemah. Penerjemah yang mampu menerjemahkan bukan hanya kata per kata, tapi mampu membawa terjemahan sesuai dengan kisah yang penulis sampaikan dalam novel. Pekerjaan yang keren karena disamping menerjemahkan tapi juga harus menyelaraskan terjemahan dengan cerita *two thumbs*. Tapi tetap saja, meski kena “jebakan” saya masih suka membeli buku-buku Korea. Biasanya untuk mengantisipasi hal ini, saya akan cek & ricek dulu buku-buku korea yang akan dibeli di goodreads atau dari review teman-teman blogger. 
 
Buku dalam Drama

 Master's Sun.
Source: here

Kalau membicarakan buku-buku Korea tidak lengkap tanpa membicarakan Kdrama *karena saya pecandu Kdrama ^^*. Dua drama yang baru-baru ini saya tonton, membawa kisah dalam buku ke dalam drama tersebut. Master’s Sun, drama yang dibintangi So Ji Sub dan Gong Hyo Jin menyuguhkan kisah Tae Gong Shil (Gong Hyo Jin) yang dapat memiliki kemampuan melihat roh-roh halus. Dengan kemampuan tersebut Taeyang (Panggilan Tae Gong Shil, yang=miss-- Miss Tae, Taeyang= matahari) sering dimintai bantuan oleh para makhluk halus untuk membantu urusan mereka yang belum selesai. Suatu hari Taeyang bertemu dengan Joo Goon (Goon= Master joo) pada malam hari saat hujan disertai petir. Dan dari sana kisah mereka layaknya kisah domba dan serigala di buku serial “Arashi no Yoru ni”.  

 {He and The Book}

Arashi no Yoru ni atau dalam bahasa Inggris One Stormy Night adalah buku serial anak-anak karya penulis Yūichi Kimura dan ilustrasi buku oleh Hiroshi Abe. Dikisahkan seorang serigala bertemu dengan domba pada malam saat badai. Serigala yang seharusnya memangsa Domba, tapi sebaliknya ia justru menyayangi domba ini. Joo Goon diibaratkan serigala yang jatuh cinta pada domba yaitu Taeyang. Kisahnya cukup menarik. Apalagi dibintangi So Ji Sub (peluuuuuk ^^).

You Who Came From The Stars
Source: here
Drama lainnya yaitu You Who Came From The Stars, di drama ini sang tokoh utama suka membaca buku “The Miraculous Journey of Edward Tulane” karya Kate Dicamillo (pengen buku ini tapi masih belum ketemu -_-). Jalan kisah si tokoh utama juga mirip dengan Edward yang enggan mencintai lagi karena pernah merasa kehilangan/ditinggalkan. Drama ini baru tamat beberapa waktu lalu, dibintangi Kim Sohyun dan Jun Ji Hyun.  

 {He and The Book}


Itulah beberapa uneg-uneg saya tentang buku-buku Korea dan buku dalam Kdrama. Lain kali disambung dengan uneg-uneg berbau Korea lainnya ^^ *grin*.
Bagaimana menurutmu? Apa yang membuatmu tertarik terhadap buku-buku Korea? Adakah tambahan dari buku-buku Korea yang telah diadaptasi menjadi drama atau film yang belum saya sebutkan? Wanna your comments, chinggu ^^...

12 komentar:

  1. aku juga suka nontonin drama korea hihi walaupun sekarang udah jarang gagara sibuk kuliah dan malas streaming :( sebenernya lebih seneng musiknya sih :D band-band indie korea bagus2 cuma sayang kurang ada gaungnya ^^

    btw, aku suka banget drama master's sun itu. lucu banget si direkturnya gak bisa baca tapi kalo dipegang sama tae gong sil bisa xD cocok yah mereka hahaha aku setuju sama mba siro soal karakter perempuan di dalam novel korea (walaupun baru baca satu bukunya hehe) tapi kelihatan kok dari drama pun karakter perempuannya strong semua dan gak gampang menyerah ^^ ah, lupa.. salam kenal ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saklam kenal juga,.. Suka band indie ya? kalau urban zakapa masuk band indie gak? aku suka musik korea yang dibawakan mereka, rata-rata yang aku suka juga gak terlalu terdengar gaungnya di Indonesia seperti 4men, 2bic, urban zakapa, jungyeop.
      Master's sun emang drama yang daebak, baru pertama kali so ji sub main drama romcom,. ^^

      Hapus
  2. aku baru baca Always with Me sebagai novel terjemahan korea yang kubaca. gaya berceritanya bagus, walaupun sebenarnya ceritanya nggak wow banget.
    lagi pengen baca wishing her to die. mau nabung dulu wkwkwk :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku lagi baca wishing her to die, :-)

      Hapus
  3. aku suka bangeet sama korea.. musiknya, dramanya, makanannya, dan tentu saja novelnya.. tapi kalo untuk novel2 wanna be dan baca fanfic ala2 korea itu big no no buat aku.. hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku belum baca yang fanfic,.

      Hapus
  4. salam kenal kakak aku juga suka korea termasuk novelnya juga....,cuma aku ngak sering banget baca novel korea..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo anon,.. salam kenal juga... selamat membaca novel-novel Korea.. :)

      Hapus
  5. Siro, punya referensi film anak korea atau buku cerita anak korea? Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ilm coba aja The Way Home,.. Kalau buku cerita kurang tahu..^^

      Hapus
  6. . dram korea itu pling seru .. aku suka bngt sma drama koraea :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga suka drama xD. Makanya kubuat postingan ini ^^

      Hapus