Judul: Tough Love
Penulis: Ollyjayzee
Penerbit: Elexmedia Computindo
Cetakan: Pertama
Jumlah Halaman: 280 halaman
Tahun Terbit: 2015
ISBN: 9786020277226
Genre: Fiksi, Contemporary Romance, Metropop
Format: Paperback
"Karena itu membina sebuah hubungan itu nggak bisa hanya mengandalkan letupan perasaan sesaat menunggu ketemu lawan yang bikin klik, dan segala omong kosong dengan jatuh cinta pada pandangan pertama"
-Berlyn-
Dan selain itu bagaimana pun setelah semua yang terjadi, lelaki itu berhak untuk bahagia dengan caranya sendiri. Entah dengan siapa saja.
-Orin-
Orin, si gadis 23 tahun yang mencintai patchworking saat ini sedang menderita rasa kecewa dan sedikit patah hati. Pasalnya Puji, cowok yang Orin sukai dan perjuangkan telah menjadi kekasih teman asramanya sendiri.
Jika ada keinginan iseng untuk mengetahui bagaimana rasanya kalau cowok gebetan justru "jadian" dengan cewek lain, mending dipikir baik-baik deh, keinginan itu. Pait banget, gilak!
Sebenarnya sudah sewajarnya Orin merasa seperti itu, karena Orin sendiri sudah rela mengejar Puji ke pedalaman Poso sebagai aksi berusaha mendekati Puji. Orin dengan percaya diri memutuskan untuk ikut proyek yang sedang dikerjakan oleh kantornya ke pedalaman Poso. Padahal Orin sendiri tahu bahwa rata-rata orang proyek adalah laki-laki. Dan bagaimana pun ia juga bahwa riskan bagi orang selugu dirinya untuk tinggal di sana. Tapi begitulah Orin demi mengejar Puji. Oleh karenanya, wajar saja bila Orin sangat sebal pada Puji dan Sandra, si pacar baru dan teman asrama Orin. Lihat saja kelakuan Orin yang menyindir Sandra dan Puji yang sedang pacaran,
Oh itu. Aku dengar kok. Maaf ya meski aku nggak niat nguping tapi suara kalian di teras kedengaran dari sini. Risiko menempati kamar paling depan.
Berlyn, atasan Orin, yang mengetahui bahwa Puji sudah berpacaran dengan Sandra padahal selama ini ia melihat Orin menyukainya, sangat menyayangkan kepolosan Orin. Menurut Berlyn, Puji adalah laki-laki yang tak pantas diperjuangkan.
Orin aku bilangin ya Puji itu...baik inner maupun outer-nya kagak ada beauty-beuaty-nya sama sekali! Kecuali matamu kena katarak!
Orin dan Berlyn mungkin adalah atasan dan bawahan secara status, namun lebih dari itu, jika mereka berdua bertemu pasti akan terjadi adu mulut untuk saling menggoda atau mengejek satu sama lain. Layaknya kucing dan anjing,
"Kamu bilang aku ganjen. Tapi kamu kangen sama aku!"
"Dan Pak Berlyn bilang saya bocah labil. Tapi Pak Berlyn ngaku dengan jujur kalo kangen ngerjain saya!"
"So?"
"So what? Impas, kan? Berarti kita ini sama-sama makhluk aneh!"
"Kamu yang aneh. Aku normal."
"Normal Bapak bilang? Yang merayu setiap perempuan yang Bapak temui, yang ngegodain semua makhluk berkromosom, padahal sudah punya bini di rumah yang dengan setia nungguin, ..."